Obat Tradisional Thalasemia

By apar suparjo - Last updated: Friday, May 11, 2012 - Save & Share - Leave a Comment

Obat Tradisional Thalasemia

Penyakit Thalasemia sebaiknya segera di obati. Pemilihan Obat tradisional thalasemia yang tepat juga menjadi faktor yang menentukan pengobatan untuk penyembuhan penyakit thalasemia itu sendiri. Pemilihan obat tradisional thalasemia yang kurang tepat juga dapat mempengaruhi. Salah satu obat tradisional thalasemia terbaik adalah dengan Jelly gamat dan Spirulina. Perpaduan lengkap Jelly Gamat dan Spirulina menjadi kombinasi ampuh untuk mengobati penyakit Thalasemia. Untuk Pemesanan Jelly gamat dan Spirulina anda Cukup SMS dengan FORMAT PEMESANAN sbb :

GLAS : JUMLAH PESANAN : SPIRULINA : JUMLAH PESANAN : NAMA : ALAMAT LENGKAP : NO HP/TLP.

DI KIRIM KE 081323044111

Penyakit thalasemia adalah suatu penyakit menurun yang cukup berbahaya, pasalnya penyakit ini merupakan salah satu jenis anemia hemolitik dan merupakan penyakit keturunan yang diturunkan secara autosomal yang paling banyak dijumpai di Indonesia dan Italia. Enam sampai sepuluh dari setiap 100 orang Indonesia membawa gen penyakit ini. Kalau sepasang dari mereka menikah, kemungkinan untuk mempunyai anak penderita talasemia berat adalah 25%, 50% menjadi pembawa sifat (carrier) talasemia, dan 25% kemungkinan bebas talasemia . Sebagian besar penderita talasemia adalah anak-anak usia 0 hingga 18 tahun.

Penyakit thalasemia ini sampai sekarang masih juga belum di temukan obatnya, namun Jelly Gamat dan Spirulina menjadi terobosan baru yang telah terbukti dan teruji dapat mengobati penyakit thalasemia. Hal ini bukan hanya isapan jempol semata, melainkan benar-benar nyata dan telah terbukti. Salah satunya adalah Salwa yang sekarang sembuh dari penyakit thalasemianya setelah Salwa mengkonsumsi Jelly gamat dan spirulina secara rutin. Berikut kisah Salwa selengkapnya :

Sebelum mengkonsumsi Jelly Gamat dan Spirulina

obat tradisional thalasemiatestimoni.thalasemia Pengobatan ThalasemiaSalwa Wijaya (3 tahun) tak seperti bocah seusianya yang tengah lucu-lucunya. Tubuh sulung 2 bersaudara itu kurus kering. Suhu tinggi kerap menghampirinya. Pertumbuhannya juga lambat. Ia baru dapat berjalan ketika usianya 2,5 tahun. Pada tahap itu Siti Maryati tak curiga bahwa anaknya mengidap talasemia. Ia hanya menduga, anaknya kurus kering lantaran enggan makan.

Ketika benjolan seukuran buah kedondong muncul di pinggang kiri perempuan itu, Siti bergegas ke dokter. Hasil diagnosis dokter, Salwa kelelahan. Siti tak puas hati atas diagnosis itu sehingga mendatangi dokter kedua. Ahli medis itu menyarankan agar Salwa menjalani tes darah. Ketika itu kulit Salwa pucat, perut membuncit, dan urine lebih gelap. Misteri itu terpecahkan di Rumahsakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Bocah kelahiran 5 Februari 1997 itu positif talasemia.

Benjolan di pinggang itu ternyata limpa yang membengkak. Organ itu membesar lantaran tak dapat menjalankan fungsinya membersihkan darah. Dokter mengatakan belum ada penawar alias obat talasemia. ‘Hanya transfusi darah penyambung hidupnya,’ kata Tarkiman mengulangi pernyataan dokter. Dua minggu sekali, Salwa harus menjalani transfusi sebanyak 2-3 kantong darah.

Setelah transfusi, hemoglobin hanya meningkat 1 angka, menjadi 7. Itu sebabnya tubuh Salwa masih tetap lemah. ‘Saya hampir tak pernah mengikuti pelajaran olahraga,’ kata Salwa yang kini berusia 10 tahun.

Setelah mengkonsumsi jelly gamat dan spirulina

Titik terang kesembuhan datang pada Mei 2007. Saat itu seorang perawat di RSU Cianjur menganjurkan untuk melakukan pengobatan thalasemia alami ekstrak teripang yg mampu membantu mengatasi penderitaan anaknya.

Tarkiman pun melakukan pengobatan thalasemia alami untuk anaknya. Cairan kental itu dikonsumsi Salwa 2 kali satu sendok makan sehari. Dosis itu ditambah dengan 5 butir spirulina 2 kali sehari. Pekan pertama, Salwa tak lagi demam. Tiga pekan kemudian, hasil laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin Salwa melonjak ke angka 10. Artinya, kesehatan Salwa berangsur normal setelah melakukan pengobatan thalasemia alami ekstrak teripang jelly gamat.

Setelah 3 bulan melakukan pengobatan thalasemia alami, frekuensi transfusi darah berkurang dari 2 kali per bulan masing-masing 2-3 kantong menjadi 1 kali sebulan hanya 1 kantong. Walau begitu, kadar hemoglobin tetap ajek di atas angka 10. Bobot tubuh meningkat menjadi 28 kg, sebelumnya 20 kg. Pun, limpa Salwa, kini tak pernah membengkak. Perubahan itu menggembirakan keluarga Tarkiman.

Itulah kisah nyata yang mengharukan untuk keluarga Tarkiman. Anaknya Salwa tanpa di duga sembuh dari penyakit thalasemianya dan sudah bisa hidup normal di bandingkan dengan sebelumnya. Sungguh kebahagiaan dan kejaiban tak terkira yang di dapatkan oleh keluarga Tarkiman. Sekarang Giliran anda yang membuktikannya. KLIK DISINI untuk Pemesanan.

Gejala yang dapat di rasakan dari penyakit thalasemia ini diantaranya adalah :

Itulah beberapa tanda-tanda atau gejala yang dapat di rasakan pada penderita thalasemia meskipun gejala lainnya dapat timbul namun hal yang paling umum di rasakan adalah gejala-gejala di atas. Jadi jika anda merasakan salah satu gejala di atas sebaiknya segera ambil tindakan.

Salah satu obat tradisional thalasemia terbaik adalah dengan Jelly gamat dan Spirulina. Salwa anak dari bapak tarkiman telah membuktikannya. Jika anda masih ragu maka tekadkan dan bulatkan niat anda untuk sembuh dengan mengkonsumsi obat tradisional thalsemia Jelly Gamat dan Spirulina secara rutin. Untuk pemesanan Jelly gamat dan Spirulina anda cukup mengirimkan SMS pemesanan dengan FORMAT sbb :

GLAS : JUMLAH PESANAN : SPIRULINA : JUMLAH PESANAN : NAMA : ALAMAT LENGKAP : NO HP/TLP.

DI KIRIM KE 081323044111

Posted in Obat Traditional • Tags: Top Of Page

Write a comment

You need to login to post comments!